Jadikan Kesulitan sebagai Energi Untuk Menjadi Lebih Baik - BK SMAN 3 Jember
Berita Terkini
Loading...

8 Mei 2020

Jadikan Kesulitan sebagai Energi Untuk Menjadi Lebih Baik


Dalam masa sekarang ini semuanya menjadi lebih sulit tak terkecuali bagi kalian para pelajar yang harus merubah aktifitas dan cara belajarnya. Memang tidak mudah. Bahkan terasa bosan karena tidak ada teman belajar, tidak ada yang bisa diajak bertukar pikiran seperti saat di sekolah. Sulit memang membiasakan sesuatu yang tidak biasa kita lakukan. Namun jika semua mudah, biasanya cenderung membuat kita tidak berkembang, tidak mau berpikir lebih karena hanya itu-itu saja yang dilakukan. Dalam hal ini kita sebagai manusia harus beradaptasi dengan keadaan dalam masa pandemi sekarang ini. Terlebih lagi fitrah manusia adalah harus beradaptasi dengan lingkungannya.

Kalau kita mau melihat sejarah, sebagian besar sesuatu hal yang baru, apakah itu berupa sebuah kreatifitas atau inovasi, lahir dan terbentuk karena diawali dari adanya kesulitan. Contoh jaman dulu orang sulit untuk memindahkan barang ke tempat yang lain dalam jarak yang cukup jauh, awalnya barang diangkut dengan menggunakan cara digotong atau dipikul, tapi banyak tenaga yang dibutuhkan terlebih barang yang dibawa jumlahnya terbatas. Kemudian manusia mulai berpikir bagaimana agar lebih mudah, maka dibuatlah alat angkut sederhana menggunakan kayu untuk mengangkut lebih banyak. Ternyata masih ada yang kurang karena tenaga masih banyak terkuras untuk mengangkut dan memindahkan barang. Kemudian manusia berpikir lagi, yang  akhirnya diciptkan roda sebagai pelengkap alat angkut, roda  yang awalnya terbuat dari batu agar tenaga untuk mengangkut barang menjadi lebih sedikit, kemudian terus berkembang.


Jaman sekarang banyak sekali inovasi yang dibuat dan dicipatkan baik dalam skala kecil maupun besar. Inovasi inovasi itu lahir dan dicipatkan untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang dihadapi, yang mungkin awalnya kesulitan itu dialami oleh yang orang menciptakan inovasi alias sang inovator, atau sang inovator melihat kesulitan-kesulitan yang dialami oleh orang-orang di sekitarnya

Kesimpulannya kesulitan yang kita hadapi sekarang ini mungkin saja diturunkan oleh Yang Maha Kuasa, agar kita mau berubah, mau lebih berpikir keluar dari zona nyaman. Tujuannya tidak lain untuk mempersiapkan kita menjadi insan yang lebih baik, lebih siap menghadapi tantangan di masa depan. Seperti pepatah mengatakan dimana ada kesulitan disitu ada kemudahan, dimana ada kesulitan di situ pasti ada jalan.



So... jangan jadikan kesulitan ini selalu menjadi beban tapi jadikanlah kesulitan ini menjadi energi positif untuk menjadi lebih baik dan sukses

Jangan lupa tetap #dirumahaja, jaga jarak, jaga pikiran, jaga kesehatan, tetap gembira.


Prof. Rhenald Kasali

sumber gambar : isigood.com, grid.id, success.com
video : Webinar PGRI Self Driving for Teachers

Bagikan dengan teman anda

Berikan tanggapan anda.

Pemberitahuan
Untuk kemudahan update berita dan artikel, silahkan berlangganan melalui email dengan mendaftarkan email anda pada kotak Berlangganan artikel.
Selesai